Penghapusan Pekerjaan Rumah (PR) menawarkan keuntungan besar bagi siswa, terutama dalam mengurangi stres dan memberikan waktu luang lebih banyak untuk mengembangkan minat atau sekadar beristirahat. Hal ini berpotensi meningkatkan kesejahteraan mental siswa dan mengurangi ketidaksetaraan akses belajar di rumah. Namun, PR juga memiliki fungsi penting sebagai penguat materi pelajaran dan melatih kedisiplinan serta manajemen waktu. Menghilangkannya sepenuhnya berisiko mengorbankan kesempatan siswa untuk menguasai materi secara mendalam.
Oleh karena itu, solusi terbaik bukanlah menghapus PR secara total, melainkan mengubah pendekatannya. PR seharusnya difokuskan pada tugas yang lebih kreatif, aplikatif, dan mendorong pemikiran kritis, alih-alih hanya berfokus pada pengulangan dan hafalan. Dengan penyesuaian ini, PR dapat tetap menjadi alat bantu belajar yang efektif tanpa membebani siswa secara berlebihan, mencapai keseimbangan antara belajar mendalam dan waktu istirahat yang berkualitas.
src: Kok Bisa?
No comments:
Post a Comment